FILM INDIE

FILM INDIE

Like
107
0
Friday, 25 August 2017
Movie & Review

Film Indie merupakan singkatan dari film independent. Yakni film yang diproduksi dan dipasarkan secara mandiri oleh sang kreator. Hampir sama seperti musik indie, film indie ini diproses hingga dipublikasikan secara mandiri. Biasanya film film ini dipasarkan melalui media sosial seperti youtube, website khusus film indie, dan juga melalui festival film.

Meski pembuatan film indie tidak memakan banyak biaya, namun kualitas film film indie ini juga tak kalah dengan film bioskop pada umumnya. Hal ini terbukti dengan adanya beberapa penghargaan dari sejumlah festival yang diikuti.

Berikut ini beberapa film yang bisa sahabat sola saksikan:

  1. Another trip to the moon

Dalam karya yang berdurasi 80 menit ini, Ismail Basbeth menampilkan film tanpa dialog. Ia membawa misi untuk lebih membebaskan imajinasi penontonnya dalam mengisi setiap alur dengan percakapan menurut mereka masing-masing.

Hal ini dikarenakan ia menganggap bahwa selama ini film yang ditayangkan ‘memaksa’ penonton untuk mengikuti alur cerita. Film Another Trip to the Moon ini ditayangkan pertama kali di ajang bergengsi Hivos Tiges Awards di International Film Festival Rotterdam 2015.

Hasil gambar untuk another trip to the moon

  1. The Passion of The Christ

Film ini dirilis pada Februari 2004 dan disutradarai oleh aktor ternama, Mel Gibson. Film The Passion of the Christ menceritakan 12 jam sebelum Yesus disalib.

Film ini mengundang kontroversi. Namun kontroversi itu justru membuat film yang dibintangi Jim Caviezel dan Monica Belluci ini meraih box office. Dengan biaya US$30 juta, film ini malah meraup pendapatan sebesar US$612 juta.

Hasil gambar untuk the passion of the christ poster

  1. Ziarah

Film Ziarah berhasil memenangkan dua kategori dari empat nominasi di ajang ASEAN International Film Festival and Awards (AIFFA) di Kuching, Serawak, Malaysia. Dua kategori tersebut adalah Best Screenplay dan Special Jury Award. Sebelumnya, Ziarah juga menjadi film feature terbaik di ajang Samaindanaw Asian Film Festival 2016 di Filipina. Semua pemain film Ziarah sebelumnya tidak punya pengalaman akting sama sekali. Mereka juga sudah berusia lanjut, seperti Ponco Sutiyem, yang memerankan Mbah Sri, yang sudah berumur 95 tahun.

Cerita film Ziarah berpusat pada perjalanan Mbak Sri mencari makam asli mendiang suaminya, Prawiro, yang meninggal saat perang. Selama ini, Mbah Sri tahunya makam suaminya adalah sebuah gundukan tanah yang di atasnya ada bambu runcing dan bendera. Dari penuturan salah seorang veteran perang, Mbah Sri pun memulai perjalanannya, meski harus berkali-kali berganti kendaraan umum, berjalan kaki melewati lembah dan bukit, bahkan harus menyeberangi sungai.

Hasil gambar untuk film ziarah

  1. Istirahatlah Kata – kata

Film yang mengangkat kisah hidup Wiji Thukul ini juga berhasil meraih banyak penghargaan di ajang internasional.

Seperti penghargaan untuk Film Terbaik di Jogja – NETPAC Asian Film Festival. Film ini juga diikutsertakan dalam kompetisi film Vladivostok Film Festival – Rusia, Hamburg International Film Festival – Jerman, dan QCinema Film Festival di Filipina. Tak hanya  di Indonesia, kisah hidup Wiji Thukul ini juga ditayangkan di berbagai festival film Internasional, seperti di Locarno – Swiss, Toronto – Kanada, dan di Busan International Film Festival – Korea Selatan.

Hasil gambar untuk film istirahatlah kata kata

  1. Postcards from the zoo

Film yang dirilis tahun 2012 ini berhasil memenangkan banyak penghargaan internasional, salah satunya The 62nd Berlin Film Festival dan jadi salah satu film unggulan di Berlinale.

Dibintangi oleh Nicholas Saputra dan Ladya Cheryl, film ini bercerita tentang Luna yang ditinggalkan orangtuanya di kebun binatang, dan akhirnya dibesarkan oleh para trainer yang bekerja di sana.

Hasil gambar untuk film postcard from the zoo

  1. Tabula Rasa

Film yang dirilis pada tahun 2014 lalu ini, ternyata juga berhasil masuk dan diputar dalam ajang Cannes Film Festival dan bersaing dalam kategori Cannes Market Screening. Ketika diputar, antusias penonton pada film satu ini sangat luar biasa.

Tabula Rasa bercerita tentang seorang pemuda asal Papua yang bercita-cita ingin menjadi pesepakbola profesional namun gagal dan menemukan bakat lainnya.

Hasil gambar untuk film Tabula rasa

 

Selain beberapa film diatas, masih banyak lagi film indie lainnya yang tak kalah menarik sahabat sola. Film indie ini bisa dijadikan referensi sahabat sola jika sedang bosan dengan film film yang ada. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *