Info dari Perfilman Indonesia Hingga Kesuksesan konser BTS

Info dari Perfilman Indonesia Hingga Kesuksesan konser BTS

Like
74
0
Wednesday, 18 October 2017
World Good News

Kisah Pencipta Lagu Indonesia Raya Diangkat Dalam Film Biopik ‘Wage’

Screen Shot 2017-10-10 at 1.38.06 PM

“Aku harus ikut berjuang untuk kemerdekaan bangsa ini dengan lagu dan biolaku. Untuk itu, aku pun harus terlibat langsung dalam pergerakan kemerdekaan bangsa ini”.

“Bangunlah jiwanya… bangunlah badannya…untuk Indonesia Raya,”Sepenggal lirik lagu kebangsaan Indonesia Raya diatas adalah simbol dan identitas bangsa semenjak mula pertama berkumandang bersamaan dengan ikrar Sumpah Pemuda. Siapa sosok dibalik lagu sakral bagi bangsa Indonesia tersebut?

Ya, beliau adalah Wage Rudolf Supratman atau yang lebih dikenal dengan nama W.R. Supratman. Kini kisah hidup Wage diangkat ke dalam sebuah film biopik karya John De Rantau berjudul ‘Wage‘.

Film ini akan mengisahkan tentang seorang Wage Rudolf Supratman, laki-laki kelahiran Somongari, Purworejo, 19 Maret 1903. Somongari tidak lain adalah desa yang diyakini dibuka oleh sisa-sisa laskar pasukan Pangeran Diponegoro, perdikan yang masih terus mengobarkan semangat perlawanan terhadap penindasan penjajah.

Darah pejuang itu bisa jadi memberi semangat bagi Wage Supratman ketika memutuskan untuk meninggalkan segala kemewahan yang dimilikinya di Makassar dan kembali ke Jawa.

Semangat membara itu mengantar Wage Supratman melibatkan diri secara langsung dalam pergerakan kemerdekaan di Jawa, menjadi jurnalis yang menyuarakan penderitaan rakyat kecil, memasuki ruang-ruang rapat organisasi pemuda, terlibat dalam arena pergerakan kebangsaan, dan terutama menggubah lagu-lagu perjuangan untuk menggelorakan semangat perlawanan rakyat.

“Dari Barat sampai ke Timur”, “Indonesia Wahai Ibuku”, “Di Timur Matahari”, dan “R.A. Kartini” adalah sebagian di antara lagu-lagu perjuangan ciptaan Wage Supratman. Dan puncak dari segala karya lagu Wage Supratman adalah lagu kebangsaan “Indonesia Raya”.

Wage yang dibintangi oleh Rendra Bagus Pamungkas, Teuku Rifnu Wikana, dan Prisia Nasution akan tayang di bioskop mulai tanggal 9 November 2017. Jangan lupa saksikan ya Sahabat Sola. Bisa menambah pengetahuan Sahabat Sola juga nih tentang sosok W.R. Supratman.

http://sidomi.com/561415/kisah-pencipta-lagu-indonesia-raya-diangkat-dalam-film-biopik-wage/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *